Kabag TU : "Tukin Takkan Cair Tanpa LCKM"

Dalam rangka peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara dengan sistem Work From Home, Kepala Bagian Tata Usaha memastikan kepada seluruh ASN Kanwil tidak akan dibayarkan tunjangan kinerjanya jika tidak menyampaikan Laporan Capaian Kinerja Mingguan (LCKM), sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal tersebut disampaikan Kabag TU, H. Amar Manaf saat Rapat Daring antara Kakanwil dan Seluruh ASN Kanwil Kemenag Malut pada hari Kamis (23/04). Menurut H. Amar, hal tersebut disampaikan karena adanya laporan dari Sub.bag Kepegawaian masih banyaknya ASN yang tidak melaporkan kinerjanya dalam menjalani Work From Home (WFH) efek menghadapi Covid-19. "Kita ini ASN yang mempunyai tugas dan fungsi, saya sangat maklum dengan kondisi kita saat ini dalam menghadapi penyebaran Covid-19, tetapi ingat WFH bukanlah liburan". Oleh sebab itu beliau menjelaskan sebelum berakhirnya bulan April, LCKM harus sudah diserahkan kepada atasan masing-masing untuk dilaporkan kepada Sub. Bagian Kepegawaian sebagai syarat cairnya tunjangan kinerja ASN bersangkutan. Pada kesempatan tersebut H. Amar mengharapkan peran aktif pejabat, baik eselon III maupun IV untuk ikut mengawasi kinerja ASN yang dibawahinya, selain itu juga lebih berinovasi dalam pendistribusian tugas, agar masing-masing ASN mendapat beban tugas yang merata. Pada rapat daring tersebut, H. Amar juga mengapresiasi seluruh ASN yang berpartisipasi pada kegiatan Kemenag Berbagi yang bertujuan meningkatkan rasa solidaritas dengan sesama, beliau mengarahkan dalam pendistribusiannya diupayakan data yang valid sehingga ada keseimbangan antara jumlah penerima dengan jumlah bantuan, "Jika ternyata penerima lebih banyak, maka dapat diupayakan langkah mencukupi kebutuhan tersebut" jelasnya. Selain itu Kabag TU juga menghimbau kepada seluruh ASN untuk tetap dirumah, memenuhi aturan yang diterapkan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), serta menjaga kesehatan dan kondisi serta selalu mengaktifkan HP dalam upaya tetap siap dan terpantau dalam menjalankan tugas. Terakhir Kabag TU sekali lagi mengingatkan bahwa dalam kondisi apapun, saat ini kita adalah ASN yang diberi tugas di rumah, sebagai indikator pengukuran kerja kita, adalah melaporkan apa-apa yang telah dikerjakan, dan apa yang kita kerjakan itulah yang membedakan arti "kerja" dengan "libur".

Baca Juga