Kakanwil lakukan Pembinaan PAIS Non PNS Kec. Oba Tengah

Sofifi, (Humas Kemenag MU)-- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara H.Sarbin Sehe didampingi Kepala Bidang (Kabid) Bimas Islam H. Salmin A Kadir serta Kasi Penais dan Sistym Informasi H.Dahlan Saidi melakukan pembinaan Penyuluh Agama Islam Non PNS di kecamatan Oba Tengah pada hari ini, Jumat (7/8/2020) bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Oba Tengah Kakanwil H. Sarbin Sehe dalam pembinaan tersebut, meminta para penyuluh agar terus meningkatkan kualitas pembinaan pada masyarakat melalui kegiatan Kepenyuluan dengan tetap menjaga Protokol Kesehatan Kakanwil mengatakan, Saat ini buta dalam baca-tulis Al-Qur an, angka penceraian, Aliran Sesat, Angka kriminalitas serta tindakan kekerasan lainnya terus meningkat, padahal sesungguhnya dari tahun ke tahun peningkatan jumlah penyuluh Agama terus bertambah " hal ini patut kita Evaluasi bersama, guna mengefektifkan tugas pembinaan kita pada masyarakat" Ujarnya Untuk itu, hal yang paling penting yang dilakukan oleh penyuluh Agama serta Kemenag, sebut Kakanwil yaitu terus meningkatkan kualitas pembinaan pada masyarakat Hal lain yang terpenting bagi Penyuluh, lanjut Kakanwil, selain meningkatkan kualitas pembinaan, juga terus memperbaiki manajemen Pembinaan serta penguatan data Umat beragama oleh penyuluh" karena dengan menajemen dan penguatan data Umat beragama yang baik maka program pembinaan bisa terukur dan terevakuasi sebutnya Selain itu, H. Sarbin juga mengingatkan para penyuluh, agar senantiasa kampanyekan penguatan moderasi beragama pada masyarakat Menurut Kakanwil, maraknya intoleransi, karena pengamalan ajaran agama baru sebatas penekanan formalitas, belum menyentuh nilai-nilai esensial. Nilai itu misalnya agama tidak semata untuk Tuhan, namun juga untuk manusia itu sendiri. Selain itu, lanjutnya, pemahaman kemoderatan penyuluh Agama tidak hanya pada kegiatan keagamaan saja, namun pemahaman tentang moderasi beragama juga disampaikan penyuluh dalam perilaku dan sikapnya ketika menemukan perbedaan di masyarakat. " Sikap moderat itu diperlukan agar ketika berhadapan dengan perbedaan, tidak langsung menyalahkan orang lain yang berbeda" bebernya Selanjutnya, Terkait dengan Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur an (STQ) Tingkat Nasional Ke-XXVI pada tahun 2021 nanti, Ia meminta agar para penyuluh juga berperan aktif dalam mensosialisasikan pada masyarakat Mengakhiri pembinaannya, Ia meminta para penyuluh agar menghidupkan program Malam Jumat mengaji serta penguatan program pembinaan lain yang sempat tertunda karena Covid-19 Sementara Kabid Bimas Islam, H. Salmin A Kadir pada kesempatan tersebut berharap kepada para penyuluh Agama Islam Non PNS selain intens melakukan kegiatan pembinaan yang sudah menjadi tugasnya, juga memperhatikan laporan pertanggungjawaban kegiatan pembinaan setiap bulan sehingga kegiatannya bisa terukur serta menjadi prasyarat dalam mendapatkan hak sebagai penyuluh setiap bulan Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Kepala KUA Oba Tengah Syafruddin

Baca Juga