Kanwil Kemenag Malut Kembali Gelar Safari Ramadhan di Kecamatan Oba

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara kembali menggelar Safari Ramadhan 1442 H, kali ini di tiga mesjid di Kecamatan Oba, yakni Mesjid Talasi, Mesjid Babul anshar dan Mesjid Dorokolano Desa Gita, pada Selasa (04/05/2021) malam. Kegiatan tersebut diawali dengan buka puasa bersama, sholat berjamaah dan dilanjutkan tarawih berjamaah. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Sarbin Sehe dalam ceramahnya menyampaikan ada empat golongan yang dirindukan oleh surga. Pertama, orang yang gemar membaca Al-Quran. Selain dirindukan oleh surga, orang yang rajin membaca al-quran akan memperoleh ketenangan dalam hatinya dan mendapat pertolongan (syafaat) di hari kiamat. 

Hal ini seperti yang tertuang dalam hadis. “Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” (HR. Muslim). 

Kedua, orang yang menjaga lisan, dikatakan, lisan yang tak bertulang bisa menjerumuskan manusia ke lubang kehancuran, namun juga bisa mengangkat derajat manusia. Di bulan suci ini sangat penting untuk menjaga lisan agar ibadah yang dijalani tidak sia-sia. 

Ketiga, orang yang memberi makan kepada orang lain, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini banyak saudara kita yang terkena dampaknya. Maka sudah seharusnya kita saling membantu mereka yang saat ini dalam kesusahan. 

"Memberikan makan termasuk amal sosial yang sangat mulia. Allah SWT akan membalas kebaikan yang kita lakukan", ucap kakanwil. 

Dan keempat, yang dirindukan surga adalah orang-orang yang berpuasa di bulan ramadhan. Dibulan yang mulia ini tidak hanya dipenuhi oleh berkah, rahmat dan ampunan, akan tetapi Allah SWT telah menjanjikan kepada manusia akan pembebasan dari api neraka.  

Kakanwil, H. Sarbin Sehe juga mengajak para jamaah agar terus menjaga persatuan dan kesatuan, maka sikap moderat saling menghormati dan menghargai perbedaan dalam kehidupan sosial maupun kehidupan beragama menjadi sangat penting. 

Kepada para jamaah Kakanwil juga menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada informasi baik dari pihak Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI maupun Pemerintah Arab Saudi, terkait pelaksanaan haji tahun 2021. Oleh karena itu Kakanwil berharap kepada masyarakat agar tidak percaya kepada pihak-pihak yang menyatakan Haji tahun 2021 dibatalkan atau jadi dilaksanakan. 

Diakhir ceramahnya, Kakanwil mengingatkan kepada para jamaah agar selalu patuhi protokol kesehatan, melalui gerakan 5M (Mencuci tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi, sebagai wujud ikhtiar dengan seraya memanjatkan doa kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir.

Baca Juga