Peletakan Batu Pertama Balai Nikah dan Manasik KUA Kec. Ibu Selatan

Jailolo - (09/07), Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Bidang Bimbingan Masyarakat Agama Islam, melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama, menandai pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ibu Selatan di Desa Talaga, Kabupaten Halmahera Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kepala Kantor Wilayah, H. Sarbin Sehe, didampingi Kabid Bimas Islam, H. Salmin Abd. Kadir dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Halmahera Barat, H. Hasbullah Taher bersama Pejabat Eselon IV baik Kanwil Kemenag Malut maupun Kemenag Halbar. Pada kesempatan tersebut, didepan awak humas, Kakanwil mengharapkan beberapa hal, diantaranya setiap program yang dilaksanakan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama, ditujukan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat, maka meskipun di tengah pandemi, kegiatan fisik tetap harus dilangsungkan, tentunya dengan memberlakukan protokol kesehatan. Kemudian, lanjut H. Sarbin, kepada Pejabat Pembuat Komitmen serta pengelola kegiatan diharapkan melakukan pengawasan yang efektif agar proses pembangunannya tepat waktu dan kualitas pekerjaan sesuai yang diharapkan. Selain itu konsultan pengawasan di harapkan bisa lebih efektif dalam mengawasi, terutama dalam hal kualitas komponen bahan konstruksi, sehingga kualitas hasil pekerjaan sesuai dengan yang diharapkan dan dapat selesai sebelum berakhirnya kontrak, meskipun memang dalam suasana wabah. Terakhir, kepada semua pihak, baik kontraktor, maupun Kuasa Pengguna Anggaran, agar selalu merasa berhutang kepada negara atau merasa berhutang budi kepada negara, sehingga tidak ada yang melakukan suatu hal diluar ketentuan dan regulasi yang telah ditetapkan. "Semoga dengan selesainya pekerjaan pelayanan KUA untuk masyarakat berupa pelayanan nikah rujuk, kemasjidan, zakat wakaf dan bimbingan haji dapat meningkat", ujar Kakanwil. Di kesempatan yang sama, Kabid Bimas Islam, H. Salmin mengatakan sebelum melaksanakan peletakan batu pertama, pihaknya telah melakukan pemantauan dan evaluasi lahan tempat dimana lokasi pekerjaan saat ini dilaksanakan, evaluasi tersebut meliputi luas lahan, surat hibah, sertifikat, dll sebagai syarat administrasi alokasi dana pembangunan. Beliau mengharapkan untuk seluruh kepala KUA dan Kasi Bimas Islam Kab/Kota se-Maluku Utara untuk memperhatikan dengan serius tentang administrasi Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan, sehingga jika memang BMN tersebut sudah tidak layak dalam standar pelayanan kepada masyarakat, dapat diusulkan untuk direhab maupun dibangun baru. Sementara itu Kepala Kankemenag Kab. Halbar, H. Hasbullah mengatakan harapannya agar proyek pembangunan cepat selesai, sehingga bisa dimanfaatkan untuk melayani masyarakat, begitu juga masyarakat Kab. Halmahera Barat khususnya yang berada di Kecamatan Ibu Selatan dapat segera menikmati salah satu fasilitas negara tersebut.

Baca Juga