Rakernas Resmi Ditutup - Kakanwil, "Rakernas Menjadi Strategi Baru Kemenag"

Wakil Menteri Agama Republik Indonesia (Wamenag RI) Zainut Tauhid Sa'adi menutup secara resmi kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama RI Tahun 2021 secara luring dan daring di Aula H.M Rasjidi Gedung Kementerian Agama Jakarta, pada hari Rabu (07/04/2021). 

Dalam sambutannya, Wamenag meminta seluruh jajaran Kemenag untuk segera menindaklanjuti dan melaksanakan hasil Rakernas Kemenag 2021. Menurut Wamenag, Kementerian Agama terus mengampanyekan program penguatan moderasi beragama. 

Seperti dilansir melalui situs resmi Kemenag RI http://Kemenag.go.id Wamenag berpesan bahwa Moderasi Beragama merupakan solusi tepat menghadapi kemajemukan bangsa dan ASN Kementerian Agama harus menjadi panutan, teladan dan  uswah hasanah dalam menerapkan nilai-nilai moderasi beragama.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Sarbin Sehe usai mengikuti kegiatan Penutupan Rakernas Kemenag RI Tahun 2021 yang mengatakan bahwa, konsep moderasi beragama adalah cara untuk membangun toleransi, membangun kerukunan dan kedamaian ditengah umat. Menurutnya dengan moderasi beragama tentunya akan menjadi pintu strategi Indonesia yang lebih damai dan aman dimasa yang akan datang. 

Lebih lanjut dikatakan, Rakernas ini menjadi strategi baru dalam pelaksanaan tugas Kementerian Agama terutama adanya perubahan, diantaranya revitalisasi tugas dan fungsi KUA, dimana KUA bukan hanya sekedar pelayanan nikah, tapi lebih dari pada itu, KUA hadir dalam melayani seluruh umat tanpa memandang golongan atau agama tertentu. 

Ditambahkan, di era transformasi digital saat ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama dituntut untuk harus memahami dan memanfaatkan telnologi dalam rangka untuk mempermudah pekerjaan dalam melakukan pelayanan sehari-hari. 

"Digitalisasi menjadi bagian dari upaya memperlancar tugas dan fungsi Kementerian Agama dimasa depan", ujar kakanwil. 

Kakanwil, H. Sarbin Sehe juga mengatakan, dalam Rakernas tersebut juga dibahas Religiousity Indeks serta bagaimana memperkuat Pondok Pesantren (Pontren) dalam berbagai aspek, bukan hanya pada proses pembelajaran, tetapi juga pada aspek pengembangan infrastruktur, ini menjadi penting dalam upaya penguatan dunia Pesantren. 

Terkait Religiousity Index atau mengukur tingkat keberagamaan atau kualitas keberagamaan umat di Indonesia, Kakanwil mengatakan bahwa hal tersebut sangat penting, sehingga bisa diselarasakan dengan perilaku-perilaku keseharian di dalam membangun kebersamaan. 

Terakhir H. Sarbin Sehe menyampaikan bahwa Kanwil Kementerian Agama Maluku Utara beserta jajarannya siap untuk menindaklajuti hasil Rakernas Kementerian Agama Tahun 2021. Kakanwil juga mengucapkan terima kasih atas suksesnya pelaksanaan Rakernas tahun ini. 

"Terima Kasih kepada Kementerian Agama RI yang telah melaksanakan Rakernas ini dengan lancar dan sukses, walaupun di tengah pandemi covid19", tutup Kakanwil.

Penulis : Rian 

Penyunting : Tamam

 

 

Baca Juga