Rapat Bersama Kabag TU Hasilkan 10 Komitmen Langkah Bersama

Sofifi - Rapat Bersama Kepala Bagian Tata Usaha H. Amar Manaf dengan seluruh Pejabat Eselon III dan IV serta ASN Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara digelar hari ini Senin (11/11) di Aula Ikhlas Beramal Kanwil Kemenag Malut. Rapat tersebut bertujuan membicarakan tentang perihal strategi pengelolaan SDM pegawai dan perencanaan program serta keuangan ke depan dengan mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh selama ini. Dalam sambutannya Kabag TU menginginkan sebuah komitmen langkah menuju perubahan yang perlu disepakati bersama, diwujudkan dalam sebuah konsesus yang menampung aspirasi semua pihak dalam mewujudkan visi dan misi Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara. "Saya menginginkan output dari rapat ini adalah komitmen langkah bersama seluruh ASN menuju perubahan yang bertahap tetapi nyata," tegasnya. Dalam rapat yang dipimpin sendiri oleh Kabag TU tersebut telah disepakati beberapa poin langkah yang telah disetujui antara lain sebagai berikut : 1. Disiplin adalah langkah awal yang harus ditempuh untuk melakukan perubahan pada kementerian agama, tidak ada kompromi dalam menegakkannya. 3. Setiap atasan langsung bertangung jawab kepada bawahannya, Pejabat Eselon III bertanggung jawab pada Pejabat Eselon IV dan Pejabat Eselon IV bertanggung jawab Kepada JFU atau stafnya masing-masing. 5. Komitmen atas pemberikan izin pulang lebih cepat atau tidak masuk oleh pimpinan berdasarkan realitas. 6. Seluruh program yang dijalankan perlu mengidentifikasi masalah yang ada dan dicarikan solusi untuk diselesaikan dengan segera. 7. Untuk soal anggaran perlu ada langkah mendatangkan pengambil kebijakan pusat agar bersinergi sehingga pembangunan di daerah dapat dimaksimalkan. 8. Maksimalkan layanan penyuluh non PNS yang telah ada dan jika para penyuluh tidak maksimal maka rekrutmen penyuluh akan dibenahi kembali. 9. Tugas kita bersama mengembalikan temuan BPK, BPKP dan Itjen. Ini artinya seluruh temuan harus dapat dimaksimalkan dan jangan lagi ada pejabat yang meninggalkan temuan setelah masa kepemimpinan, jangan lagi meninggalkan dosa atau temuan untuk pejabat selanjutnya. 10. BMN saat ini cukup banyak dan diminta jika ada aset yang sudah tidak layak maka bisa dilakukan penghapusan. Menutup rapat H. Amar berharap kepada seluruh peserta bahwa kesepakatan bersama ini dijadikan komitmen untuk dilaksanakan dan ditindaklanjuti oleh masing-masing bidang, pejabat maupun ASN. "Keputusan rapat ini hukumnya wajib untuk kita laksanakan, demi perubahan ke arah yang lebih baik," tutupnya.

Baca Juga