SAMBUTAN KAKANWIL KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI MALUKU UTARA - "MENYAMBUT RAMADHAN 1442 H"

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh

 

Kaum muslimin dan muslimat, di Provinsi Maluku Utara


Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memperkenankan kita bersua kembali dengan bulan Ramadhan tahun ini 1442 H/2021 M.

Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada junjungan Nabi Muhammad SAW beserta segenap keluarga, para sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.


Pada hari ini, Senin tanggal 12 April 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia seluruh Provinsi telah mengadakan rukhyatul hilal, hasil rukhyatul hilal dibawa ke sidang itsbat sebagai forum pengambilan keputusan dalam menetapkan awal bulan Ramadlan 1442 H.


Hasil sidang itsbat menyepakati dan memutuskan bahwa tanggal 1 Ramadhan 1442 H jatuh pada hari Selasa tanggal 13 April  2021, puasa Ramadlan akan kita mulai esok hari Selasa, atau memulai sahur malam hari ini, dengan rasa syukur dan bahagia marilah kita sambut bulan Ramadhan dengan penuh suka cita, bersyukur dan bahagia seraya mengucap: Selamat datang wahai bulan suci Ramadlan, selamat datang bulan puasa, selamat datang bulan penuh ibadah, selamat datang bulan Al-Qur’an diturunkan, selamat datang bulan shalat tarawih.


Kaum muslimin dan muslimat, yang berbahagia.


Bulan suci Ramadlan merupakan momentum istimewa, kesempatan berharga bagi umat Islam, orang-orang mukmin untuk meningkatkan keimanan, menumbuhkan kejujuran, keikhlasan dan kepedulian sosial. Bulan puasa juga merupakan momentum bagi kita untuk melakukan evaluasi tahunan terhadap semua perilaku dan amalan selama sebelas bulan yang telah berlalu, baik yang berhubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

 

Memilihara hubungan baik dengan Sang Pencipta Allah SWT dan berhubungan baik dengan sesama manusia adalah hakekat dari kehidupan beragama, bagi seseorang.


Bulan suci Ramadlan adalah bulan tempat kita memperbaiki diri untuk kembali kepada jati diri kita sebagai seorang hamba. Sebagai seorang hamba, selain menjadi hamba Allah SWT yang wajib tunduk dan berserah diri pada semua perintah dan larangan yang datang dari-Nya, kita juga mengemban fungsi sebagai khalifah yang bertugas mengelola dan memakmurkan alam semesta dengan segenap isinya.


Berkenaan karena itu semestinya bulan suci Ramadlan diisi dengan amalan-amalan yang benar-benar mencerminkan hakikat jati diri kita sebagai hamba Allah, yaitu beribadah secara vertikal kepada Allah SWT sebagai wujud kepatuhan kita kepada-Nya, serta beramaliyah secara horizontal dengan beramal shaleh sebagai wujud menjalankan fungsi kekhalifahan, menjaga dan memilihara bumi dengan segala isinya.


Kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia.


Bulan suci Ramadlan adalah bulan pendidikan. Ramadlan mendidik umat Islam untuk menunaikan perintah-perintah dan menjauhi larangan-larangan Allah SWT dengan penuh ketaatan. Ibadah Puasa mendidik umat Islam untuk selalu berusaha mengendalikan diri dari nafsu amarah.
Bulan suci Ramadlan mendidik jiwa dan raga kita untuk menumbuhkan jiwa dan raga kebersamaan. Puasa mengasah kepekaan sosial, sekaligus kepedulian bagaimana ditimpa dahaga dan kelaparan yang sering dirasakan mereka yang tidak makan, Ibadah puasa melatih jiwa sosial untuk berempati merasakan penderitaan dan mengulurkan tangan membantu sesama. Disinilah kemudian Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa mereka yang memberi berbuka puasa sama pahalanya dengan mereka yang berpuasa, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa.

 

Puasa Ramadlan mendidik kita meraih kesalehan individual dan sosial. Derajat muttaqin, derajat orang-orang yang bertakwa, adalah  hasil dari ibadah puasa, diraih mereka yang berhasil menjalankan perannya sebagai hamba sekaligus sebagai khalifah, keberhasilan tersebut dicapai jika ibadah puasanya dijalankan secara sungguh-sungguh dengan mengutamakan sisi kualitasnya, memenuhi asas syar’i, dan bukan semata formalitas apalagi dengan hati yang angkuh, sombong dan riah. Nabi Muhammad SAW memberi ikhtiar untuk menjaga dan memelihara ibadah puasanya, agar terhindari dari ikhtiar Nabi Muhammad SAW,  agar kita tidak termasuk golongan orang-orang yang disinyalir oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya: ”Betapa banyak orang yang berpuasa, tapi ia tak mendapatkan apapun dari puasanya itu kecuali rasa lapar dan dahaga”


Kaum muslimin dan muslimat, di seluruh Provinsi Maluku Utara


Momen yang bahagia ini, saya mengajak seluruh umat beragama mari kita jaga suasana kerukunan dan persaudaraan di antara kita sebagai sesama anak bangsa. Mari kita jaga suasana penuh kedamaian ini agar saudara-saudara kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusu’ dan khidmat.


Saya menghimbau kepada para pengelola tempat hiburan, pelaku usaha rumah makan/pengusaha kuliner, para pengelola media cetak dan elektronik, juga para admin dan pengguna media sosial, hendaknya ikut menjaga suasana yang kondusif, dengan membatasi kegiatan, pertunjukan, tayangan dan konten-konten yang dapat mencederai kemuliaan bulan suci Ramadlan.


Saya juga menghimbau kepada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa, dan seluruh umat beragama, agar terus memperhatikan protokol kesehatan covid 19 dengan baik, melalui gerakan 5 M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas), sebagai upaya memutus mata rantai penularan virus corona, selain itu agar umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa, ibadah ramadhan agar memperhatikan dan mentaati surat edaran Menteri Agama RI nomor : 03 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri tahun 1442 H/2021 M.

 

Meskipun suasana perasaan sedikit berbeda dengan bulan Suci Ramadhan tahun lalu 2020, namun pandemi covid 19 belum berakhir, karena itu ikhtir fisik dan do’a terus kita panjatkan, pada ssat pandemic covid akan berakhir.
Marilah kita ciptakan suasana bulan suci Ramadlan sebagai bulan yang penuh kedamaian, kasih sayang, dan saling memaafkan. Semoga dengan datangnya bulan suci Ramadlan 1442 H, Allah SWT memberkahi dan mengangkat pandemi covid-19 segera berakhir dan semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.


Akhirnya, sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara beserta seluruh jajaranya  mengucapkan “Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, dan mengantarkan kita menjadi hamba yang bertaqwa.”

Wallahul Muwaffieq Ilaa Aqwamitharieq
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Sofifi, 1 Ramadlan 1442

Kakanwil 

H. Sarbin Sehe, S.Ag, M.PdI

 

 

 

 

Baca Juga