Perayaan Imlek 2026, Kakanwil Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Kepedulian Sosial
- Oleh : Reny Puspitasari
- 17 Februari 2026
- Dilihat 119 kali
Sofifi (Kemenag Malut) — Perayaan Tahun Baru Imlek Nasional 2026 mengusung tema “Harmoni Imlek Nusantara” yang menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial sebagai bagian dari penguatan karakter kebangsaan.
Umat Buddha dan Konghucu di Provinsi Maluku Utara merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 dengan penuh suka cita. Perayaan diisi dengan rangkaian ibadah dan kegiatan kebudayaan yang berlangsung khidmat dan meriah.
Bersama umat Buddha di Kota Ternate, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara (Kanwil Kemenag Malut), Marsam, S.Ag., M.Si., melaksanakan pujabakti dalam rangka perayaan Imlek di Vihara Nurani Maitreya, Stadion, Kota Ternate, pada Minggu (16/02/2026). Hadir pula penyuluh agama Buddha Kemenag Kota Ternate.
Marsam menyampaikan bahwa umat Buddha di Kota Ternate melaksanakan pujabakti menyambut Imlek 2577/2026 di dua vihara, yakni Vihara Vajra Dhamaratna Ternate dan Vihara Nurani Maitreya pada 16 Februari 2026. Selanjutnya, pada 17 Februari 2026, Tim Barongsai Dhamma Siloka menggelar pawai di Kota Ternate serta mengunjungi rumah dan toko warga yang mengundang.

Tema “Harmoni Imlek Nusantara” sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Maluku Utara yang majemuk.
“Imlek bukan hanya perayaan pergantian tahun, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, dan memperkuat semangat kebersamaan dalam keberagaman. Harmoni itu lahir ketika kita saling menghormati, saling membantu, dan hidup berdampingan secara damai,” ujar Marsam.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Amar Manaf, turut menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada umat Buddha, Konghucu dan seluruh warga Maluku Utara yang merayakan.
“Semoga tahun yang baru ini membawa kedamaian, kesehatan, kebijaksanaan, dan kesejahteraan bagi kita semua,” ujar Amar.
Ia menambahkan, melalui tema Imlek tahun ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial, hidup dalam keselarasan, keserasian, dan keseimbangan di tengah keberagaman.
"Ia juga berharap perayaan Imlek tahun ini semakin memperkokoh nilai toleransi antarumat beragama serta memperkuat kontribusi umat Buddha dalam membangun daerah dan bangsa", pungkasnya.








Assalamu Alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh
Salom, Ohm Swastiyastu, Namo Budaya
Salam Kebajikan
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan...