Visi dan Misi

1.    Visi Kementerian Agama
Dalam rangka mendukung visi pembangunan nasional sebagaimana telah disebutkan di atas, Visi Kementerian Agama 2015-2019 adalah:
"Terwujudnya Masyarakat Indonesia Yang Taat Beragama, Rukun, Cerdas, dan Sejahtera Lahir Batin Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong."
Taat memiliki pengertian tunduk dan patuh, sehingga taat beragama dapat didefinisikan bahwa setiap umat beragama mampu menjalankan kegiatan beragamanya sesuai dengan ajaran agamanya masing-masing. Sejalan dengan visi nasional maka hal ini akan memunculkan salah satu kepribadian bangsa Indonesia yaitu kepribadian bangsa Indonesia yang taat beragama.
Rukun memiliki pengertian baik dan damai, sehingga rukun dapat didefinisikan bahwa terciptanya kehidupan inter dan antar umat beragama di Indonesia secara baik dan damai. Sejalan dengan visi nasional maka hal ini akan mendorong munculnya rasa toleransi sesama umat beragama, rasa saling menghargai dan sikap kegotong-royongan.
Kecerdasan mencakup kecerdasan inteIektual, emosional, dan spiritual, yang masing-masing indikatornya sebagai berikut:
1)    Kecerdasan intelektual: memiliki kemampuan untuk mempelajari, memahami, dan menguasai ilmu agama, serta sains dan teknologi sesuai dengan jenjang pendidikan; berfikir rasional abstrak, inovatif dan kreatif; serta mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam rangka memecahkan masalah (problem solving).
2)    Kecerdasan emosional: memiliki kemampuan untuk mengenali dan mengelola emosi diri dan orang lain, dapat memotivasi diri, serta  berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang lain.
3)    Kecerdasan spiritual: yaitu mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan akhlak mulia dan nilai-nilai agama Islam, serta menempatkan perilaku hidup dalam konteks makna yang luas.

 

2.    Misi Kementerian Agama
Untuk mewujudkan visi tersebut, maka misi yang diemban Kementerian Agama adalah:
1)    Meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama.
2)    Memantapkan kerukunan intra dan antar umat beragama.
3)    Menyediakan pelayanan kehidupan beragama yang merata dan berkualitas.
4)    Meningkatkan pemanfaatan dan kualitas pengelolaan potensi ekonomi keagamaan.
5)    Mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang berkualitas dan akuntabel.
6)    Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan umum berciri agama, pendidikan agama pada satuan pendidikan umum, dan pendidikan keagamaan.
7)    Mewujudkan tatakelola pemerintahan yang bersih, akuntabel dan terpercaya.

Baca Juga

Data Pegawai
  • 19 Februari 2021
JDIH Kemenag RI
  • 19 Februari 2021
Sejarah Kementerian Agama
  • 19 Februari 2021